Lewat Kopi, Jokowi Pererat Hubungan Diplomasi Dengan Selandia Baru

Baca Juga

Presiden Jokowi Dan Jajarannya (foto: Biro Pers Setpres)
Saat mendatangi Selandia Baru dalam rangka kunjungan kerja, Presiden Joko Widodo mencoba untuk mempromosikan kopi dari Indonesia. Pada saat jamuan makan siang bersama Gubernur Jenderal Selandia Baru Dame Patsy Reddy, Jokowi memperkenalkan kopi buatan Indonesia kepada tuan rumah, senin (18/3).

"Jangan lupa jika minum kopi, minumlah kopi Indonesia," kata Jokowi yang sedang berada di Government House, Wellington, Selandia Baru.

Pada saat Jokowi mengatakan hal tersebut, semua yang hadir tertawa sambil bertepuk tangan. Jokowi memeang memiliki jiwa bisnis yang kental, promosi tersbeut diucapkannya lantaran Jokowi mengetahui masyarakat Selandia Baru suka menikmati miniman kopi.

"Saya langsung berpikir Indonesia harus mengekspor lebih banyak kopi ke Selandia Baru," ujar Jokowi yang disambut dengan tepuk tangan para hadirin yang berada di Norie State Dining Room.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia merupakan bagian dari negara yang menjadi produsen kopi di dunia. Dalam urutannya, Indonesia berada di posisi ke-4 dunia setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia. Dalam setahun, Indonesia menyumbang 8 persen atau sekitar 639 ribu ton kepada industri kopi dunia.

Prang yang pernah menjadi nomor satu di Solo ini mengatakan bahwa setiap produksi kopi yang berasal dari daerah di Indonesia memiliki jenis yang berbeda-beda, seperti kopi Toraja, Bali, Lampung, hingga kopi olahan dari hewan Luwak. Komposisi hasil produksi di Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis, yakni 27,16 persen kopi dengan jenis arabika dan 72,84 persen dberjenis robusta .

"Masing-masing kopi memiliki cita rasa keunikan berbeda dan saya dengar kopi sumatera dan kopi jawa barat cukup populer di sini," tpenuturannya saat memperkenalkan produksi kopi Indonesia.

Dengan adanya proses negosiasi melalui produksi kopi, Presiden Joko Widodo memiliki harapan demi mempersolid hubungan bilateral antara Indonesia dengan Selandia Baru yang selama 60 tahun belakangan ini telah terjalin dengan baik.

Subscribe to receive free email updates: